Bor Biopori (Tepat Guna)

Banjir selalu saja berpasangan dengan kekeringan. Jika banjir terjadi di musim hujan, pada musim kemarau selalu saja mendatangkan kekeringan. Air hujan tidak meresap ke dalam tanah terbuang menjadi banjir, sehingga dapat mengurangi kesempatan untuk menambah cadangan air tanah. Kondisi ini diperparah lagi dengan budaya konblokisasi yang menyebabkan air hujan tidak meresap ke dalam tanah melainkan terbuang ke saluran air atau menggenang di jalanan.

Pada saat kemarau tiba, di mana curah hujan menjadi rendah, simpanan air tanah berkurang penguapan dan pemakaian air yang terus bertambah.Penyedotan air tanah yang tidak diimbangi dengan penambahan kembali melalui upaya peresapan air, lama kelamaan menyebabkan kelembapan tanah berkurang. Gilirannya akan menyebabkan tanah menjadi retak ketika musim kemarau datang.

BIOPORI TANAH

Bermula dari mengikuti sarasehan Hari Air Dunia XVI 2008 yang diadakan Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak.

Dengan memanfaatkan sampah organik ke dalam Lubang Resapan Biopori (LRB) kawasan pemukiman, sampah rumah tangga tidak perlu dikumpulkan di tempat pembuangan sementara (TPS).Sampah organik dari dapur atau halaman langsung dimasukkan ke dalam LRB untuk menyuburkan tanah. Masing-masing sampah yang dimasukkan ke dalam tanah dapat menghidupi keanekaragaman hayati dalam tanah dan dirombak menjadi kompos atau humus yang tersimpan di dalam tanah,tanah akan menjadi subur.

Have your say